Tegalrejo– Madrasah Syubbanul Wathon Tegalrejo menggelar kegiatan Refresh Akademik bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Magelang pada Sabtu (11/7). Kegiatan yang diikuti oleh santri angkatan Chisan, Dayyan, Fattan, dan Ghoziyan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran.
Bertempat di lingkungan Madrasah Syubbanul Wathon, kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh petugas DAMKAR mengenai penyebab terjadinya kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat. Para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan secara interaktif.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan demonstrasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dalam sesi praktik, petugas DAMKAR memperagakan teknik penggunaan APAR yang benar sekaligus mengajak beberapa santri untuk mencoba memadamkan api secara langsung di bawah pengawasan petugas. Selain itu, diperkenalkan pula berbagai peralatan pemadam kebakaran serta fungsi mobil pemadam yang digunakan dalam penanganan kebakaran.
Kegiatan Refresh Akademik ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan di luar pembelajaran di kelas. Melalui kerja sama dengan DAMKAR Kabupaten Magelang, madrasah berharap para santri memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya keselamatan, mampu mengenali potensi bahaya kebakaran, serta mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri apabila terjadi keadaan darurat.
Salah satu santri peserta kegiatan mengaku sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
“Saya baru tahu kalau memadamkan api tidak bisa asal semprot. Ternyata ada teknik khusus saat menggunakan APAR. Kegiatan ini seru karena kami bisa praktik langsung, jadi kalau suatu saat terjadi kebakaran kami tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan,” ungkap salah seorang santri kelas 5.
Santri lainnya juga menyampaikan kesan positif setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Yang paling berkesan bagi saya adalah melihat demonstrasi pemadaman api dan mobil DAMKAR dari dekat. Penjelasan dari petugas sangat mudah dipahami, sehingga kami jadi lebih mengerti cara menjaga keselamatan diri dan membantu orang lain saat keadaan darurat,” tuturnya.
Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang atas sinergi yang terjalin dalam memberikan edukasi kepada para santri. Diharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembelajaran yang mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang aman, tanggap bencana, dan berbudaya keselamatan.Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Antusiasme santri terlihat selama sesi penyampaian materi hingga praktik lapangan, menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus menyenangkan.


